Friday, 20 December 2013

Perencanaan Bisnis (Mie Jamur Tiram)



JAMUR TIRAM
(MIE JAMUR TIRAM)

 
NAMA
SARFIN





FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS HASANUDDIN
MAKASSAR 2013



Laju pertumbuhan usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia belakangan ini memang cukup pesat. Hal ini tentunya memberikan dampak yang sangat positif bagi perkembangan ekonomi Indonesia pada umumnya. Sebab, tak bisa dipungkiri bahwa keberadaan UKM mampu mendongkrak dan mempercepat pertumbuhan perekonomian di negara kita serta menyerap jumlah tenaga kerja sehingga mengurangi kasus pengangguran di Indonesia.
Meskipun sampai hari ini masih banyak para pelaku UKM yang mengalami beberapa kendala usaha, seperti permasalahan modal, promosi, jaringan bisnis, dan lain sebagainya. Namun pada dasarnya UKM merupakan salah satu kegiatan industri yang tahan banting dan tidak terpengaruh adanya krisis global yang beberapa waktu lalu sempat menumbangkan beberapa perusahaan besar di sekitar kita. Bukti inilah yang menjadi motivator bagi sebagian masyarakat sehingga akhirnya mereka memilih peluang usaha kecil dan menengah sebagai alternatif tepat untuk mendatangkan untung besar setiap bulannya.
Oleh karena itu, untuk memanfaatkan peluang di atas,  kami merencanakan sebuah bisnis mie yang mungkin memiliki potensi dan prospek jangka panjang. Adapun perencanaan bisnis kami adalah MIE JAMUR TIRAM.
ANALISIS KEKUATAN  DAN KELEMAHAN
Kekuatan
1.     Bahan baku mudah di dapatkan
2.     peluang pasar yang luas
Kelemahan
1.     Produk yang di hasilkan hanya dapat bertahan selama 24 jam
PEMASARAN
Target pasar      : rumah makan, penjual bakso, dan keluarga rumah tangga
Promosi            : menggunakan media onlain

BAHAN BAKU DAN ALAT/PERLENGKAPAN
1.       Terigu
2.       Garam
3.       Air
4.       Jamur tiram kering
5.       Telur
6.       Blender
7.       Mesin penggiling mie
8.       Bahan bakar

ANALISIS EKONOMI
Asumsi 
- Produksi 100 porsi sehari
- Proses produksi dilakukan di rumah, tanpa menyewa tempat usaha
- tanpa biaya penjualan/promosi
- tanpa biaya tenaga kerja, karena di kerjakan oleh anggota
 
 
 
proyeksi biaya
 
No
Alat / perlengkapan
Harga
1
Blender
Rp. 250.000.00
2
Mesin penggiling mie
Rp. 250.000.00
3
Bahan bakar
Rp. 25.000.00
Total
Rp. 525.000.00
 
 
 
 
No
Bahan baku per hari
Harga
1
Terigu
Rp. 28.000.00 / 4 kg
2
Garam
Rp. 3.500.00  / 1 kg
 3
air
Rp. 4.000.00 / 1 galon
4
Jamur tiram
Rp.120.000.00 / 4 kg
5
Telur
Rp.25.000.00 / 1 rak
6
Biaya lain-lain
Rp. 30.000.00 / hari
Total
Rp. 209.500.00

Jadi seluruh biaya yang di butuhkan adalah: Rp. 525.000.00 +  Rp.209.500/hari = Rp. 734.000.00
Omset per hari
Penjualan mie jamur tiram: Rp. 7000.00 x  100 porsi = Rp. 700.000. per hari
Laba bersih perhari : RP. 700.000.00 -  Rp. 209.500.00  =  Rp. 490.500.00

0 komentar:

Post a Comment